Setelah mendapat gambar proyek untuk mengerjakan di The Rich Club, saya langsung meluncur kesana letaknya di Apartement Belleza Shoping Arcade dekat Permata Hijau, Jakarta Selatan. Pertama kali kesana saya lihat ruangannya masih lagi di kerjakan oleh orang-orang bangunan alias belum finishing. Saya pikir kebetulan kalau belum jadi banget bangunannya karena kalau mau narik kabel-kabel instalasinya gampang…..sering-sering aja proyek kaya gini……he….he….he. Disini saya langsung melakukan pengecekan jalur di koridor-koridor dan diruangan karaokenya yang berjumlah 9 room untuk dilalui kabel-kabel instalasinya, walaupun belum jadi banget bangunannya tapi rangka plafondnya udah jadi.
Penarikan kabelpun dimulai dan hanya di tempat ini yang berani memakai kabel-kabel audio yang original dibandingkan tempat-tempat yang pernah saya kerjakan. Kabel yang saya tarik sebanyak 7 jalur, 3 jalur untuk audiovideo, 2 jalur untuk operator ( mic operator dan audio monitor ), 1 jalur untuk antena dan sisanya buat cadangan. Untuk penarikan kabel-kabel audionya tidak ada masalah hanya saja dibuat bingung di ruangan operatornya sebagai tempat akhir kabel, begini diruangan ini yang digambarnya disebut ruang kontrol disini mempunyai 2 ruangan didalamnya satu ruang operator dan satu lagi ruang server komputer, saya menaruh akhir kabelnya sesuai gambar tapi besoknya berubah lagi pindah ke ruangan server….mau ga mau kabelnya dipindah lagi….eh, besok lusanya berubah lagi ketempat semula jadi bolak balik kaya gosokan…..engga apa-apa sih itung-itung olahraga…he…he…he…
Ini yang paling banyak makan waktu yaitu pemasangan breaket-breaket TV LCD sama speaker fullrange yang di gantung diatas. Bayangin TV LCD nya memakai 3 buah di tiap room nya yang ditempel didinding, yang paling sulit di room 4 yang posisi TV nya harus di gantung di plafond, sebenarnya breaketnya ada yang jual tapi banyak yang kurang panjang karena jarak antara plafond dan duck atas sekitar 2 meteran dan kelihatan tipis besi breaketnya maka itu di ciptakanlah breaket plafond made in sendiri dengan memakai pipa holo bulat diameter 2 inchi yang di las ke besi plat tebal dan untuk menopang TV LCD nya memakai mur baut U yang ditahan dengan baut baja panjang….biar engga merosot aja TV nya. Lumayanlah gara-gara engga ada breaket yang cocok akhirnya ciptain breaket made in sendiri, mudah-mudahan bisa diterapin ke proyek-proyek berikutnya.
Untuk pengerjaan penarikan kabel ini memakan waktu sekitar 2 mingguan karena ada beberapa ruangan yang harus menunggu orang bangunan mengerjakan tugasnya sendiri alias bentrok….neeh…ye….












































Saya hanya seorang manusia biasa yang berpetualang di bidang Audio Video di Jakarta, hanya sekedar iseng untuk membuat sebuah blog ini yang bercerita tentang keseharian pekerjaan saya dibidang Audio Video. Saya bukan "Dosen" dibidang ini yang banyak cerita mengenai teori tapi disini saya akan menulis berdasarkan praktek dan pengalaman kerja saya dilapangan karena saya sangat suka dengan yang pasti - pasti saja.....untuk melihat profil saya lebih lengkap klik........

























Jadilah Anda Yang Pertama Untuk Berkomentar
Related Post
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda di Bawah Ini