Saya Transfer 10 Lagu Karaokenya Ya pakai Infra Red…?
Biasanya seperti kita - kita menggunakan infrared di Hand Phone untuk mentransfer image, film, Mp3,dll tapi infrared disini sekarang dipakai untuk koneksi microphone wireless menandingi teman lamanya microphone wireless yang menggunakan sinyal frequensi. Mic wireless dengan sistem ini saya sudah mengenalnya sangat lama sekitar tahun 2000an, waktu itu sempet terheran - heran karena HP aja masih jarang yang menggunakan infrared, eh…malah sukunya microphone sudah memakai teknologi ini. Kehebatan dari mic wireless BMB WT 3000 ini yaitu mempunyai noise yang sangat rendah mengalahkan bapaknya yang memakai sistem frequensi.
Terdiri dari receiver, sensor infrared, 2 buah micnya yang juga mempunyai bokong yang disensor…eh, sensor di bokongnya alias di bawahnya. Nah…berarti kan ada 3 item yang memakai infrared tapi kenapa ketiganya bisa berjalan secara bersamaan ya…? coba deh kirim file melalui HP sebanyak 3 buah HPnya, yang dijalankan secara bersamaan bisa ga…? mungkin ini kelebihan dari mic dengan sistem ini.
Ada lagi…mic ini juga baterainya bisa di charge ulang dengan memakai dekstop chargernya yang sudah disertakan dalam paket pembeliannya.
Nah ini trik saya kalau baterai micnya udah soak, kan susah nyarinya seperti kemarin dari Delta Karaoke yang menghubungi saya masalah ini. Baterai mic ini sebenarnya bisa dipakai dengan memakai baterai biasa yang AA atau yang biasa kita sebut A2, Jangan liat baterai aslinya yang sedikit kelihatan besar tapi voltasenya sama aja didalamnya, hanya bedanya di amperenya saja yang A2 lebih kecil jadinya cepet boros baterai. Tapi ini hanya sementara karena nantinya anda akan dibuat capek gonta ganti baterai A2 terus, segera beli yang seharusnya tapi cuma saya yang tau tempatnya…he…he…he…
Mic ini karakter vocalnya sangat bagus cocok buat kita yang suaranya pas - pasan apalagi dipaduin dengan amplifier atau speaker yang dibuat BMB sendiri…wah TOP, mungkin dah dijodohkan dari pabrikannya. Saya sangat menyarankan kepada tempat - tempat karaoke yang sudah memakai perangkat audionya dengan menggunakan BMB System, coba aja mic tipe ini pasti saya tau jawabannya “…..bagus ya, ya udah mic yang lama disimpan aja, sekarang pakai mic yang ini aja…!” bener ga bos…he…he…he…cuma harganya aja yang mahal, sekitar tahun 2000 aja kisaran Rp. 6.5 jutaan belum tahu berapa harganya waktu mic ini pertama kali dikeluarkan…pasti mahal bener, mungkin karena asli dari jepang bukan tangerang.
Masih buat tempat - tempat karaoke yang mempunyai ruangan banyak dan tidak terlalu besar kalau pakai mic sistem infrared ini enaknya bisa tuker - tukeran mic dari room satu ke room yang lain, sangat bermanfaat kalau mic yang sedang dinyanyikan oleh tamu baterainya lowbatt atau micnya rusak maka tinggal tuker aja dulu dari mic ruangan sebelah biar cepet. Hal ini engga bisa dilakukan dengan microphone yang memakai sistem frequensi.
Tapi jeleknya mic yang menggunakan sistem infrared ini yaitu seperti saya jeleknya…weh, enak aja ganteng gini dibilang jelek…!!! begini, mic ini tidak bisa dipegang atau dipakai bernyanyi agak jauhan dari sensornya maksimal antara 10 sampai 15 meter suara sudah hilang - hilangan, ya kaya HP aja deh dijauhin aja sudah engga konek…asal jangan hilang mic nya aja, buru - buru panggil security ada yang mencuri…he…he…he…
Udah ah…saya lagi nungguin mic wireless buat karaoke yang pakai bluetooth takutnya dia kentut.
Mau liat gambarnya neeh dikasih :
- Tampilan Semuanya………download
- Belakang Kanan………download
- Belakang Kiri………download
- Depan Kanan………download
- Depan Kiri………download
- Infra Red di Mic………download
- Charge Dekstop………download
- Sensor Infra Red………download
- Tampak Atas………download
- Tampilan Micnya………download
Sahara - Biarlah Sepi………download
Samson - Jika Aku Harus Bermimpi………download
Saykoji - Ulangan Dadakan………download
Susan & Ujo - Hilang………download
Bro - Diriku Menggila………download
Dewiq feat Ipank - BT………download
Merpati Band - Bintang Hatiku………download
Peter Pan - Dilema Besar………download
Roulette - Aku Jatuh Cinta………download
Saksi - 34 Jam………download














































Saya hanya seorang manusia biasa yang berpetualang di bidang Audio Video di Jakarta, hanya sekedar iseng untuk membuat sebuah blog ini yang bercerita tentang keseharian pekerjaan saya dibidang Audio Video. Saya bukan "Dosen" dibidang ini yang banyak cerita mengenai teori tapi disini saya akan menulis berdasarkan praktek dan pengalaman kerja saya dilapangan karena saya sangat suka dengan yang pasti - pasti saja.....untuk melihat profil saya lebih lengkap klik........

























Mic ini berarti pantatnya harus menghadap ke reciever terus donk agar infrarednya terbaca…? Seperti penyanyi rap donk.
Dedi Lesmana Reply:
November 29th, 2008 at 5:53 am
@tegtitan, betul mas Teguh sensornya cuma bisa bekerja di radius 90 derajat