Kemarin setelah bikin postingan buat Lowongan Pekerjaan di Grand Manhattan Club saya jalan ke daerah Cikarang tepatnya di Pesona Cikarang Karaoke, udah mau menjelang pagi emang lagi ada kerjaan lumayan banyak disana, salah satunya di sebuah ruangan yang kabelnya berantakan. Awalnya mau rapihin kabel speaker dari power amplifier yang ditaruh diatas lemari agar kabel speakernya dapat diarahkan langsung kebawah lemarinya karena sebelumnya kabelnya lewat melalui samping lemari yang tentu engga enak dipandang mata.
Saya naik keatas lemari untuk membuat sebuah lubang dengan memakai bor listrik dan ingin membuat lubangnya pas di belakang power amplifiernya dengan tujuan kabel yang akan menuju ke bawah lemari tidak kelihatan. Nah, karena posisinya yang tidak memungkinkan untuk mengebor ( karena badan saya yang besar…wek) maka itu saya menduduki power amplifier tersebut untuk ancang – ancang melakukan pengeboran ( kalau yang diduduki LC sih enak sambil melakukan pengeboran….he…he…he…he…) siap – siap menghidupkan saklar listrik yang ada disamping kanan saya, yang juga saklar listrik ini berfungsi untuk menghidupkan semua perangkat audio di dalam ruangan ini, saya hanya nebeng buat ngidupin bor listriknya doang.
Dengan “bokong” saya yang menempel dan menduduki power amplifier yang kekar dan terbuat dari plat besi ( jadi dingin neeh pantat….) bor pun saya nyalakan dan mengarahkan mata bor kebawah terdengar bunyinya cring….cring…..mata bor mulai melubangi kayu tebal lemari tersebut. Selang beberapa detik terdengar ledakan persis dibawah bokong saya, getarannya terasa bener dari power amplifier tersebut merambat dari bokong saya sampai ke kepala, percikan api seperti kembang api tahun baru pas dibawah bokong saya, asap mengepul banyak, kaki saya gemetaran tapi engga sampai kencing dicelana…wek. Mungkin waktu itu kalau ada yang rekam saya via video bisa seperti bikin film dengan cerita “ Manusia Bom” he…he…he….ya anggap aja power amplifier yang saya duduki ada bomnya.
Untung saya selamat dan perangkat audionya tidak ada yang masalah kecuali power amplifier ini…liat saja di gambar PCB boardnya sampe sundel bolong. Semua salah saya karena waktu itu saya tidak meng Off kan semua perangkat audio dan seharusnya hanya bor listrik itu saja yang hidup. Yang bikin saya bingung dan jadi pertanyaan saya mengenai kejadian tersebut :
- Apakah sewaktu bor listrik itu dinyalakan terjadi penurunan tegangan ( volt ) sehingga daya yang diterima power amplifier tersebut bermasalah dan meledak?
- Apakah mungkin tegangan listrik bisa sampai rendah dibawah 100 Volt hanya karena bor listrik karena di power amplifier sendiri toleransinya 110 – 240 Volt ?
- Apakah emang bermasalah kalau waktu itu dua – duanya hidup antara Perangkat Audio ( yang tidak dibunyikan ) dan Bor listrik dalam keadaan On semua dalam satu jalur / aliran listrik yang sama pula ?
Wah, ini saya musti tanya sama pakarnya neeh…Teman – teman yang ngerti masalah ini ( apalagi yang ngerti teknik ) tolong kasih masukan ya…….













































Saya hanya seorang manusia biasa yang berpetualang di bidang Audio Video di Jakarta, hanya sekedar iseng untuk membuat sebuah blog ini yang bercerita tentang keseharian pekerjaan saya dibidang Audio Video. Saya bukan "Dosen" dibidang ini yang banyak cerita mengenai teori tapi disini saya akan menulis berdasarkan praktek dan pengalaman kerja saya dilapangan karena saya sangat suka dengan yang pasti - pasti saja.....untuk melihat profil saya lebih lengkap klik........

























Jadilah Anda Yang Pertama Untuk Berkomentar
Related Post
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda di Bawah Ini